Mengetahui Penyebab Serta Mencari Obat Jerawat yang Tepat

obat jerawat

Menggunakan obat jerawat adalah langkah yang harus Anda ambil ketika mempunyai masalah jerawat. Jerawat sendiri adalah sebuah masalah kulit yang paling umum terjadi pada hampir setiap orang.

Dimulai dari munculnya bintik-bintik merah di beberapa bagian kulit tubuh, antara lain. Wajah, leher, punggung dan juga dada. Sedangkan bagian tubuh yang paling sering terkena jerawat adalah wajah.

Isi dari bintik tersebut biasanya berupa nanah, dan yang paling parah adalah kista. Bintik-bintik yang cukup parah dan ukurannya besar, biasanya akan menimbulkan bekas luka.

Kondisi seperti ini umum terjadi pada siapa saja, baik wanita maupun pria, namun umumnya, jerawat ini paling sering muncul, pada usia pubertas antara 14 hingga 19 tahun atau pada wanita yang akan atau sedang mengalami menstruasi.

Penyebab jerawat

Munculnya jerawat ini biasanya ditandai dengan kulit lebih berminyak dari biasanya, munculnya bintik-bintik merah di beberapa bagian kulit, kulit terasa panas dan sakit ketika disentuh.

Ada beberapa macam faktor yang mempengaruhi munculnya jerawat pada tubuh itu sendiri, antara lain :

  • Terjadinya perubahan hormon

Lebih tepatnya perubahan hormon ini akan berdampak pada kelenjar sebum atau kelenjar penghasil minyak, yang letaknya dekat dengan folikel rambut di bagian kulit.

Ketika produksi minyak di kulit bertambah, maka akan terjadi penumpukan minyak pada kulit, hingga menyebabkan berbagai macam kotoran seperti debu, sel kulit mati dan beberapa hal lainnya akan menyumbat pori-pori kulit.

Ketika pori-pori kulit tersumbat, di permukaan kulit, maka bakteri Propionobacterium acnes akan berkembang dengan cepat.

Bakteri tersebut akan mengeluarkan zat iritan yang akan mengiritasi kulit. Apabila hal ini terjadi, maka kulit akan mengalami pembengkakan dan memerah, hal ini juga yang nantinya membuat nanah keluar dari balik kulit.

Ketika perubahan hormon terjadi, lapisan dalam folikel rambut juga akan ikut menebal, dan  menyebabkan tersumbatnya pori-pori pada kulit. Perubahan homon ini sendiri biasnya terjadi pada wanita, yang sedang menstruasi atau ketika sedang hamil.

Pada wanita yang sedang hamil, terutama trisemester pertama, kemunculan jerawat ini sering disebut dengan sindrom ovarium polikistik. Selain munculnya jerawat, berat badan yang turut naik, adakalanya kista kecil muncul di dalam ovarium.

  • Memasuki masa pubertas

Perubahan hormon ini terjadi ketika seseorang memasuki masa pubertas.

Ketika seseorang memasuki usia remaja, biasanya produksi sebum akan meningkat seiring dengan meningkatnya produksi hormon testosteron pada tubuh.

Ada kalanya produksi hormon tersebut cukup tinggi, hingga melebihi kebutuhan harian kulit.

  • Efek samping penggunaan kosmetika tertentu

Penggunaan beberapa jenis kosmetika tertentu juga dapat menyebabkan seseorang mudah terkena jerawat.

Kosmetik yang dimaksud adalah jenis kosmetik yang biasanya cukup tebal dan menutupi pori-pori kulit.

Jika hal ini terjadi, maka jerawat akan mudah sekali muncul.

  • Iritasi terhadap benda tertentu

Yang dimaksud dengan iritasi di sini adalah terjadinya gesekan atau bahkan tekanan dari material lainnya yang biasanya digunakan dan menempel pada kulit secara terus menerus.

Yang dimaksud dengan material disini adalah ketika Anda menggunakan topi yang terlalu sering, hingga menyebabkan keringat, dan keringat tidak mudah muncul ke permukaan kulit karena tertutup oleh topi, dan beberapa jenis material lainnya.

  • Kecanduan merokok

Rokok adalah salah satu produk yang memiliki efek samping tidak baik untuk tubuh cukup tinggi.

Ada beberapa kandungan dalam rokok yang dapat menyebabkan kerusakan pada beberapa organ tubuh jika dikonsumsi secara teratur dan dalam jangka panjang.

Salah satunya asap rokok akan meracuni dan menyebabkan produksi sel-sel kulit jadi berkurang, ini yang menyebabkan kulit jadi lebih pucat dan mudah timbulnya jerawat.

  • Stress

Stress adalah sebuah kondisi dimana seseorang tidak dapat menyelesaikan masalah dengan baik.

Ketika seseorang mengalami stress, maka seluruh konsentrasi tubuh akan terfokus pada otak, dan tidak pada tugasnya masing-masing, hal ini yang akan menyebabkan kinerja beberapa organ dan sistem metabolisme tubuh jadi tidak seimbang, hal ini juga yang memicu hormon tidak seimbang hingga mudahnya kulit mengalami jerawat.

  • Efek samping obat-obatan

Mengonsumsi beberapa jenis obat-obatan tertentu juga membuat seseorang mudah mengalami jerawat.

Adapun beberapa jenis obat yang dimaksud antara lain mengonsumsi beberapa jenis suplemen vitamin (B12, B6, atau juga B2), mengonsumsi obat lithium, antiepilepsi, steroid.

  • Faktor keturunan

Faktor keturunan juga menjadi salah satu penyebab mengapa seseorang mudah sekali terkena jerawat, yang dimaksud dengan faktor keturunan adalah dimana kedua orang tua masih sering mendapatkan jerawat di usia dewasa.

 Tindakan untuk mengatasi jerawat

obat jerawat

Untuk mencegah serta mengatasi jerawat yang muncul, sebenarnya tidak terlalu sulit, ada beberapa langkah yang dapat Anda gunakan untuk mencegah serta mengatasi jerawat agar tidak muncul kembali, antara lain ;

  • Mencuci bersih bagian kulit yang mengalami jerawat dengan menggunakan pembersih atau sabun khusus wajah. Pastikan Anda tidak menggosok kulit terlalu keras, agar kulit tidak mengalami iritasi. Sebaiknya gunakan sabun yang berbahan ringan, dan bilas menggunakan air hangat. Jangan menggunakan air yang terlalu panas atau terlalu dingin, karena dapat menyebabkan kulit mengalami iritasi.
  • Sebaiknya tidak terlalu sering mencuci daerah kulit yang mengalami jerawat, cukup cuci maksimal 2 kali dalam sehari, guna mencegah iritasi pada kulit yang berjerawat.
  • Ketika Anda sedang mencuci rambut, pastikan rambut tidak mengenai kulit wajah. Cuci rambut secara berkala dan pastikan rambut bersih.
  • Hindari penggunaan kosmetik yang terlalu tebal, atau berlebih, jika digunakan dalam jangka waktu yang cukup lama, tentunya hal ini akan semakin menutup pori-pori kulit, dan membuka peluang kulit terkena jerawat. Khusus untuk Anda yang mempunyai jenis kulit berminyak sebaiknya gunakan kosmetik yang berbahan dasar air.
  • Sebelum tidur, pastikan wajah Anda terbebas dari pemakaian kosmetik atau tata rias.
  • Selain menjaga kebersihan, cara lain yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi masalah jerawat adalah dengan menggunakan obat jerawat baik obat kimia atau obat herbal. Saat ini sudah cukup banyak dijual di pasaran obat-obat jerawat yang ampuh untuk mengatasi jerawat. Pastikan Anda memilih dan menggunakan obat jerawat yang tepat, agar kulit tidak mengalami beberapa efek samping tertentu antara lain, pembengkakan pada wajah, mata, lidah atau bahkan bibir, atau mengalami peradangan di bagian tenggorokan hingga sesak nafas.

Memilih obat jerawat di apotek

Seperti yang telah dijelaskan di atas, Anda harus lebih berhati-hati ketika memilih obat jerawat yang menggunakan bahan kimia di apotek.

Di pasaran sendiri atau di apotek, obat jerawat di kemas dalam berbagai jenis varian, mulai dari yang berbentuk krim, gel, salep, dan yang lainnya.

Untuk memilih dan menggunakan obat jerawat yang tepat agar jerawat dapat dituntaskan dengan baik, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan, antara lain :

  • Memperhatikan jenis kulit

Hal pertama yang perlu Anda perhatikan sebelum memilih dan menggunakan obat jerawat adalah memperhatikan jenis kulit diri sendiri.

Seperti diketahui bersama, jenis kulit berbeda-beda ada yang mempunyai jenis kulit berminyak, kering atau bahkan kombinasi.

Untuk Anda yang memiliki jenis kulit kering, sebaiknya gunakan obat jerawat yang bentuknya krim, dan hindari obat jerawat yang bentuknya sabun.

Bahkan akan lebih baik jika Anda menggunakan obat jerawat yang bentuknya lotion, agar permukaan kulit jadi lembab sehat dan pastinya tidak kering.

Apabila jenis kulit Anda berminyak, sebaiknya gunakan obat jerawat yang bentuknya gel.

  • Perhatikan kandungan bahan yang digunakan

Hal berikutnya yang perlu Anda pertimbangkan adalah bahan atau kandungan yang ada di dalam produk obat jerawat tersebut.

Ada baiknya jika Anda memilih dan menggunakan obat jerawat dari bahan alami, dengan menggunakan obat-obatan seperti ini, tentunya resiko efek samping negatif untuk kulit sangat minim.

Selain itu saat ini ada banyak sekali produsen obat jerawat herbal yang meramu obat jerawat yang dimiliknya cukup praktis untuk Anda gunakan.

Apabila Anda hendak memilih obat jerawat yang menggunakan bahan kimia, ada baiknya jika memperhatikan dengan baik, bahan yang digunakan untuk obat tersebut.

Bahan-bahan yang paling sering digunakan untuk mengatasi jerawat antara lain salicylic acid, benzoyl peroxide, clindamycin, dan beberapa bahan lainnya.

Jadi ketika Anda hendak membeli salah satu obat jerawat, pastikan salah satu bahan yang baru saja disebutkan ada dalam kandungan obat tersebut.

Selain itu kandungan tersebut mampu mempecepat penyembuhan jerawat sekaligus mengeringkannya.

Pastikan obat menutrisi kulit

Untuk memperoleh hasil yang lebih baik, sebaiknya Anda memilih obat jerawat yang dapat menutrisi kulit wajah.

Jadi selain dapat mengatasi jerawat, penggunaan obat tersebut mampu membuat kulit tampak bersinar, sehat dan cerah berseri.

Itu sebabnya ketika Anda memilih obat jerawat, sebaiknya pilih yang mengandung vitamin A, C dan juga E, bahkan ada baiknya jika obat tersebut mengandung provitamin B5.

Memilih obat berdasarkan rekomendasi para ahli atau mereka yang sudah pernah menggunakannya

Apabila Anda merasa bingung bagaimana cara memilih obat yang baik, ada baiknya jika menanyakan pada mereka yang pernah menggunakan obat jerawat, seperti, teman, saudara, atau bahkan lebih baik jika Anda mengunjungi dokter kulit untuk memberikan informasi yang lebih baik.

Obat jerawat untuk ibu hamil dan menyusui

Apabila Anda sedang hamil dan menyusui, sebaiknya pilih dan gunakan produk obat jerawat, dengan lebih berhati-hati.

Untuk masalah seperti ini, sebaiknya hindari obat jerawat topical atau juga yang bersifat oral, karena dapat mempengaruhi pertumbuhan bayi dan janin dan ASI.

Selalu menggunakan obat resmi

Ketika Anda hendak membeli obat jerawat, sebaiknya pastikan obat yang hendak dibeli tersebut adalah obat resmi, atau obat yang sudah memiliki izin atau memperoleh lisensi dari BPOM.

Dengan adanya lisensi seperti ini, maka produk dapat Anda gunakan karena sudah lulus uji coba dari laboratorium yang digunakan oleh BPOM.

Baca aturan pakai

Sebelum menggunakan obat tersebut, Anda juga perlu membaca aturan pakai dari obat tersebut.

Gunakan obat sesuai dengan aturan pakai yang dianjurkan, hal ini perlu Anda lakukan agar tidak mengalami efek samping yang kurang baik, ketika menggunakan produk tersebut.

Berikut ini adalah beberapa jenis obat jerawat yang dapat Anda temukan di apotik, cara menggunakannya serta bagaimana efeknya pada jerawat yang ada.

Retinoid topical

Retinoid topical ini berfungsi  untuk mencegah tersumbatnya folikel rambut yang disebabkan oleh sel-sel kulit mati serta mampu mengurangi produksi sebum di kelenjar minyak.

Obat-obatan jenis ini antara lain tretinoid dan juga adapelane, obat jenis ini biasanya berbentuk krim, atau juga gel. Digunakan sebelum tidur, 20 menit setelah mencuci wajah.

Obat ini sebaiknya tidak digunakan oleh wanita hamil dan menyusui, dan ketika menggunakan produk ini sebaiknya lindungi kulit dari iritasi dan paparan sinar matahari yang berlebihan.

Benzoil peroksida

Obat yang satu ini mampu mencegah sel kulit mati menyumbat folikel rambut serta membunuh bakteri yang dapat menyebabkan folikel rambut tersumbat. Gunakan obat ini, 20 menit setelah mencuci wajah.

Gunakan secara teratur dan sesuai dosis yang dianjurkan. Adapun efek samping dari penggunaan obat ini antara lain kulit terasa panas, menyengat, dan juga gatal, ada kalanya kulit jadi mengeras dan memerah bahkan mengelupas.

Asam azelaic

Obat yang satu ini dapat menyingkirkan sel kulit mati serta membunuh bakteri penyebab jerawat.

Menggunakan asam azanaic tidak membuat seseorang sensitife terhadap matahari, namun yang perlu Anda wasapdai, dari efek samping menggunakan obat ini adalah kulit terasa gatal, kemerahan, kering panas dan juga perih.

Takaran yang baik untuk penggunakan obat ini adalah 2 kali dalam sehari.

Antibiotic topical

Antibiotic topikal terbukti mampu membunuh bakteri yang muncul pada kulit, serta menginfeksi folikel rambut.

Yang harus Anda perhatikan ketika menggunakan obat yang satu ini adalah dapat mengakibatkan kulit memerah, terasa panas, iritasi apda kulit, atau bahkan mengelupas.

Antiandrogen

Menggunakan antianrogen tentunya akan diberikan dokter, jika antibiotik dirasa tidak memberikan hasil yang baik.

Obat yang satu ini bekerja dengan menghalangi efek androgen yang ada pada kelenjar sebaceous.

Isotretinoin

Bentuk obat yang satu ini adalah tablet, yang mampu mengatasi tersumbatnya folikel rambut serta menurunkan jumlah bakteri pada kulit. Penggunaan obat ini juga ternyata ampuh mengurangi produksi sebum di kelenjar kulit.

Penggunaan Isotretinoin juga dapat meredakan bengkak serta bintik jerawat, mengurangi kemerahan yang terjadi di sekitar infeksi kulit.

Sedangkan efek samping yang akan Anda terima ketika menggunakan obat ini antara lain adanya perubahan kadar gula dalam darah, radang pada kelopak mata, adanya darah pada urine, atau juga iritasi pada mata.

Menggunakan obat jerawat herbal

Selain menggunakan beberapa macam obat jerawat yang berbentuk kimia, teknik lain yang dapat Anda gunakan untuk mengatasi jerawat adalah menggunakan bahan alami atau herbal.

Di sekitar Anda terdapat beberapa obat jerawatherbal yang dapat diracik atau dibuat sendiri di rumah.

Keunggulan ketika menggunakan bahan-bahan yang satu ini adalah bebas bahan kimia, yang artinya tidak akan memberikan efek negatif terhadap kulit Anda.

Bahkan jika Anda menggunakan bahan ini secara teratur, tidak hanya kulit bebas jerawat, bahkan kulit Anda akan terasa kencang, halus, putih dan bercahaya. Adapun aneka macam bahan herbal yang dapat Anda gunakan untuk mengatasi jerawat ini, antara lain :

  1. Masker madu dan alpukat

obat jerawat

Menggunakan masker madu dan alpukat untuk mengatasi jerawat membandel adalah langkah bijak, masing-masing bahan yang satu ini mempunyai berbagai macam manfaat uang baik untuk kulit, seperti menutrisi kulit, mengangkat sel kulit mati, mencerahkan kulit, serta hal lainnya.

Cara membuat masker dari kedua bahan ini juga tidak terlalu sulit, yang perlu Anda siapkan adalah ½ buah alpukat yang diambil dagingnya, kemudian siapkan juga 1 sdm madu.

Letakkan daging buah alpukat pada mangkok, kemudian haluskan, setelah halus, campurkan dengan  madu atau Anda dapat menambahkan 1 sdm air perasan jeruk lemon. Aduk hingga rata, dan masker siap untuk digunakan.

Cara menggunakan masker ini cukup mudah, aplikasikan masker secara merata, pada seluruh wajah, kemudian diamkan hingga kering atau sekitar 15 hingga 20 menit.

Kemudian bilas menggunakan air hangat. Untuk hasil yang maksimal, sebaiknya teknik ini digunakan 2 hingga 3 kali dalam seminggu.

  1. Masker baking soda

obat jerawatKandungan baking soda yang mampu menetralkan keasaman pada kulit tentunya baik, untuk mengatasi jerawat serta mematikan bakteri penyebab jerawat.

Selain itu, baking soda juga ternyata mampu mengikis sel-sel kulit mati serta membersihkan minyak serta hal lainnya yang menyumbat pori-pori kulit.

Cara menggunakan masker baking soda ini juga cukup mudah, cukup  campurkan 2 sdm baking soda, dengan 1 sdm air, aduk hingga membentuk adonan pasta, kemudian aplikasikan ke seluruh wajah, atau hanya pada bagian yang berjerawat.

Diamkan sekitar 15 menit, dan bilas menggunakan air hangat.

Teknik ini dapat Anda lakukan sekitar 2 kali dalam seminggu.

Yang perlu Anda perhatikan ketika menggunakan bahan yang satu ini adalah jika muncul reaksi kemerahan atau perih ada baiknya jika dihentikan.

  1. Masker lemon dan madu

obat jerawat

Buah lemon mengandung asam askorbat yang berfungsi untuk mengatasi peradangan pada kulit, serta membersihkan pori-pori kulit yang tersumbat.

Manfaat lainnya dari buah ini adalah dapat mencerahkan kulit wajah. Sedangkan madu sudah sejak lama dipercaya mampu membuat kulit menjadi cerah, dapat mengatasi jerawat, dan hal lainnya.

Untuk membuat masker lemon dan madu ini cukup mudah, siapkan saja, ½ buah lemon yang sudah diperas dan diambil airnya, kemudian siapkan juga 1 hingga 2 sdm madu.

Aduk kedua bahan tersebut hingga rata, dan aplikasikan pada wajah secara merata.

Setelah masker Anda aplikasikan, biarkan hingga sekitar 15 hingga 20 menit, kemudian bilas menggunakan air hangat, dan keringkan menggunakan handuk bersih. Teknik ini dapat Anda laukan sekitar 3 kali dalam seminggu.

  1. Scrub mentimun

obat jerawatMenggunakan scrub mentimun untuk mengatasi jerawat membandel tentu tidak ada masalah. selain bermanfaat untuk mengatasi sel-sel kulit mati, scrub yang satu ini juga terbukti ampuh mencerahkan serta membersihkan kulit wajah.

Mentimun yang kaya akan vitamin, asam amino, antioksidan serta kandungan lainnya, membuat kulit ternutrisi dengan baik.

Cara membuat scrub dari buah mentimun ini cukup mudah, yaitu, siapkan ½ buah mentimun berukuran sedang, kemudian haluskan, lalu campurkan dengan 2 hingga 3 sdm gula (sebaiknya pilih gula rafinasi, agar butirannya lebih halus), aduk hingga membentuk adonan pasta.

Aplikasikan pada wajah, dan gosok perlahan selama 5 menit, dan diamkan kembali sekitar 5 menit.

Bilas hingga bersih menggunakan air hangat. Teknik yang satu ini dapat Anda lakukan sekitar 2 hingga 3 kali dalam seminggu.

  1. Tea tree oil

obat jerawatMinyak pohon teh atau tea tree oil ini adalah produk anti jerawat yang biasanya ada di pasaran.

Kandungan zat terpenoid yang ada pada bahan tersebut terbukti ampuh mengatasi bakteri penyebab jerawat.

Cara menggunakan bahan yang satu ini juga cukup mudah, Anda hanya perlu mencampurkan 5 ml minyak tersebut bersama sekitar 95 ml air, aduk hingga rata, lalu aplikasikan pada wajah secara merata.

Cara ini dapat Anda lakukan secara rutin 2 hingga 3 kali dalam sehari.

Yang harus Anda perhatikan ketika menggunakan minyak yang satu ini adalah pastikan kulit Anda tidak mengalami alergi.

Caranya adalah dengan mengaplikasikan minyak tersebut pada kulit lengan, jika tidak ada reaksi apapun selama beberapa jam, itu artinya Anda tidak menderita alergi terhadap bahan tersebut.

  1. Masker putih telur

obat jerawat

Masker putih telur adalah salah satu cara yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi jerawat, selain dapat mengatasi jerawat, masker yang satu ini juga terbukti mampu mengatasi penuaan dini serta mencerahkan kulit wajah.

Adapun cara membuat serta menggunakan masker yang satu ini adalah siapkan 1 butir putih telur dari 1 butir telur, kemudian kocok lepas hingga berbusa.

Kemudian aplikasikan masker tersebut ke seluruh wajah secara merata, berikan pijatan ringan selama 3 menit, dan biarkan hingga mengering sekitar 20 menit, bilas menggunakan air hangat.

Cara yang satu ini dapat Anda lakukan sekitar 3 kali dalam seminggu.

  1. Cuka sari apel

obat jerawatBahan obat jerawat yang satu ini dapat Anda temukan dengan mudah di supermarket terdekat.

Bahan yang satu ini mempunyai banyak sekali manfaat untuk kulit, salah satunya dapat mengatasi masalah jerawat.

Kandungan asam laktat serta antioksidannya terbukti mampu mengatasi jerawat serta mengatasi berbagai masalah akibat jerawat.

Cara menggunakannya bahan yang satu ini juga cukup mudah, yang perlu Anda lakukan hanyalah mencampurkan 5 ml cuka sari apel dengan 95 ml air, kemudian aduk hingga rata.

Lalu aplikasikan pada wajah dengan menggunakan kapas.

Biarkan obat meresap ke dalam kulit sekitar 10 hingga 20 menit, kemudian bilas menggunakan air hangat. Agar hasilnya lebih maksimal, sebaiknya masker tersebut Anda gunakan sebelum tidur, dan didiamkan selama semalam.

  1. Masker lidah buaya

obat jerawat

Masker lidah buaya adalah bahan masker berikutnya yang dapat Anda gunakan untuk mengatasi masalah jerawat.

Ada beberapa bahan aktif yang ada pada lidah buaya ini, antara lain mineral, vitamin C, vitamin E, antioksidan, dan beberapa kandungan lainnya.

Cara membuat serta menggunakan masker ini cukup mudah, cukup buang kulit lidah buaya, dan ambil gel lidah buaya.

Haluskan gel tersebut, kemudian aplikasikan pada kulit atau seluruh wajah, kemudian biarkan selama 3 hingga 10 menit, dan bilas menggunakan air dingin.

  1. Bawang putih

obat jerawat

Kandungan antioksidan, serta kandungan thiacremonon sulfur yang ada pada bawang putih terbukti mampu menghilangkan jerawat dengan baik.

Selain itu kandungan senyawa allicin yang bersifat antiseptik pada salah satu bahan bumbu masak ini mampu membunuh bakteri penyebab jerawat.

Cara menggunakan bahan yang satu ini cukup mudah, siapkan bawang putih secukupnya, kupas dan haluskan.

Aplikasikan bawang putih bubuk pada kulit yang berjerawat, dan diamkan sekitar 5 hingga 10 menit. Terakhir bilas menggunakan air hangat.

Ada beberapa yang harus Anda ketahui sebelum menggunakan obat jerawat herbal. Hal-hal berikut ini penting agar manfaat serta khasiat obat jerawat herbal ini semakin maksimal, antara lain :

  • Sebelum menggunakan obat jerawat berhal berupa masker dan yang lainnya, pastikan wajah dalam kondisi bersih. Untuk itu, sebaiknya cuci wajah menggunakan sabun berbahan ringan.
  • Selesai mencuci wajah, sebaiknya gunakan air hangat, agar pori-pori kulit terbuka, yang artinya proses membersihkan sel-sel kulit mati serta bakteri penyebab jerawat jadi lebih mudah.
Summary
Mengetahui Penyebab Serta Mencari Obat Jerawat yang Tepat
Article Name
Mengetahui Penyebab Serta Mencari Obat Jerawat yang Tepat
Description
Menggunakan obat jerawat adalah langkah yang harus Anda ambil ketika mempunyai masalah jerawat. Jerawat sendiri adalah sebuah masalah kulit yang paling umum
Author
Publisher Name
Hailee More Than Beauty
Publisher Logo

Tinggalkan komentar